Banyak organisasi percaya bahwa sistem mereka sudah aman karena dilindungi firewall, enkripsi, dan kebijakan akses ketat. Namun, pertanyaan pentingnya: apakah Anda benar-benar tahu siapa saja yang mengakses database Anda, dan untuk apa? Tanpa pemantauan yang menyeluruh, semua perlindungan itu bisa menjadi semu. Ancaman sering kali justru datang dari dalam, melalui aktivitas yang terlihat “normal” tapi tidak semestinya. Di era digital seperti sekarang, data bukan sekadar aset — tapi fondasi dari kepercayaan dan reputasi bisnis. Setiap interaksi, transaksi, dan analisis bergantung pada data yang tersimpan aman. Sayangnya, banyak perusahaan belum memiliki visibilitas menyeluruh terhadap siapa yang mengakses informasi penting tersebut. Akibatnya, kebocoran data sering kali baru terdeteksi setelah dampaknya terasa. Di sinilah Database Access Monitoring …