Selama beberapa tahun terakhir, narasi keamanan siber perlahan bergeser. Cloud meningkat, identitas jadi fokus, dan perimeter tradisional dianggap menghilang. Di tengah semua itu, muncul asumsi baru: endpoint tidak lagi sepenting dulu. Asumsi ini keliru. Endpoint bukan kehilangan relevansinya. Ia hanya berubah perannya. Endpoint Tidak Lagi Tentang Malware Dulu, endpoint identik dengan virus, file berbahaya, dan signature detection. Hari ini, banyak serangan modern bahkan tidak membutuhkan malware sama sekali. Laporan insiden global menunjukkan bahwa penyerang semakin sering: menggunakan kredensial sah memanfaatkan tool bawaan sistem beroperasi dengan aktivitas yang terlihat “normal” Endpoint tetap menjadi titik masuk dan titik operasi utama, tetapi tujuannya berbeda. Bukan lagi sekadar menjalankan malware, melainkan mengambil alih identitas dan kepercayaan. Apa yang …