Banyak perusahaan percaya sistem keamanannya sudah kokoh. Firewall sudah aktif, enkripsi diterapkan, autentikasi berlapis berjalan. Tapi ada satu celah yang sering luput dari perhatian — siapa sebenarnya yang masih punya akses ke data penting, dan apakah akses itu masih semestinya ada? Masalah ini sering kali muncul tanpa disadari. Akun lama yang belum dicabut, akses sementara yang tidak pernah dihapus, hingga …
Banyak organisasi percaya bahwa sistem mereka sudah aman karena dilindungi firewall, enkripsi, dan kebijakan akses ketat. Namun, pertanyaan pentingnya: apakah Anda benar-benar tahu siapa saja yang mengakses database Anda, dan untuk apa? Tanpa pemantauan yang menyeluruh, semua perlindungan itu bisa menjadi semu. Ancaman sering kali justru datang dari dalam, melalui aktivitas yang terlihat “normal” tapi tidak semestinya. Di era digital seperti sekarang, data bukan sekadar aset — tapi fondasi dari kepercayaan dan reputasi bisnis. Setiap interaksi, transaksi, dan analisis bergantung pada data yang tersimpan aman. Sayangnya, banyak perusahaan belum memiliki visibilitas menyeluruh terhadap siapa yang mengakses informasi penting tersebut. Akibatnya, kebocoran data sering kali baru terdeteksi setelah dampaknya terasa. Di sinilah Database Access Monitoring …
Serangan siber saat ini tidak selalu dimulai dari celah teknis—sering kali, justru manusia yang menjadi pintu masuknya. Phishing, misalnya, telah menjadi metode paling umum yang digunakan penyerang untuk menipu pengguna agar membocorkan data sensitif, kredensial login, atau bahkan menginstal malware tanpa disadari. Masalahnya, banyak karyawan masih sulit membedakan mana email yang sah dan mana yang berbahaya. Untuk menjawab tantangan ini, …
Di era di mana setiap klik, data, dan keputusan ditentukan oleh algoritma, kepercayaan menjadi fondasi utama yang membedakan antara kemajuan dan kerentanan.Isu ini menjadi sorotan besar dalam ajang ISACA GRACS x IPSS 2025, yang digelar pada 28 Oktober 2025 di AYANA Midplaza Jakarta dengan tema besar:“Trust by Design: Privacy, Security, and AI Governance for the Future.” Acara yang dihadiri oleh …